Dalam artikel ini akan dijelaskan bagaimana program Kehamilan dengan inseminasi dalam rahim. Hampir semua pasangan memiliki kecenderungan dan perasaan senang akan kehadiran anak. Karena salah satu tujuan mulia dari pernikahan adalah mendapatkan keturunan ataupun momongan. Akan tetapi jika dalam waktu lama pasangan suami istri belum dikaruniai anak, biasanya merasa khawatir.Sekarang tidak usah khawatir, akhir-akhir ini dunia kedokteran di Indonesia mengalami kemajuan di bidang teknologi reproduksi berbantu.Salah satu teknologi reproduksi berbantu adalah Inseminasi Intrauterin, juga dikenal sebagai inseminasi buatan. Inseminasi dilakukan apabila terjadi masalah pada sperma misalnya kelainan pada jumlah, gerakan dan bentuk

IUI PROCEDURE

 

Proses inseminasi yaitu dengan memasukkan sperma yang telah melalui proses pencucian/washing di laboratorium ke dalam rahim.Bisa juga disebut serangkaian tindakan dalam mempersiapkan sel telur dan sperma sebelum siap dilakukan inseminasi. Sedangkan bayi tabung, calon embriolah yang dimasukkan ke dalam rahim, begitulah sedikit perbedaannya. Inseminasi dimulai pada awal haid (pada hari ke 2-3 haid) dan dikasih obat oral atau suntikan untuk memproduksi telur (superovulasi). Perkembangan sel telur akan dipantau melalui pemeriksaan USG transvaginal.

Dokter akan memberikan obat untuk membantu mematangkan sel telur dan memecahkan folikel (kantung telur). Ketika mendekati waktu ovulasi, tandanya diameter kantung telur mencapai 18-20 mm dan ketebalan endometrium 8-9 mm. Setelah 36 jam penyuntikan, sperma diambil melalui masturbasi kemudian dilakukan proses pencucian/washing. Tujuannya memisahkan sperma dari sel mani dan memilih sperma yang baik dan gesit gerakannya. Proses pencucian sperma dilakukan dalam 1-2 jam sebelum tindakan, setelah itu dimasukkan ke dalam rahim. Inseminasi intraurin merupakan tindakan yang cukup efektif untuk mengatasi infertilitas dan merupakan prosedur yang tidak terlalu rumit. Inseminasi memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi bila dilakukan pada kasus yang tepat untuk kandidat yang tepat . Secara umum keberhasilan inseminasi mencapai 10-40% tergantung dari kasus yang dihadapi. Tingkat keberhasilan dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari istri maupun suami, misalnya kualitas sel telur tergantung usia calon ibu. Semakin tua usia wanita, kualitas sel telur juga semakin kurang bagus. Adanya endometriosis yang parah, kerusakan pada saluran tuba dan kelainan rahim ikut berpengaruh. Selain itu, faktor kualitas sel sperma, juga amat memengaruhi keberhasilan inseminasi

 

sumber: sehatfresh

http://www.yamaha-vega.or.id/wp-content/uploads/2017/11/DOE3dLUUMAUjHXq.jpghttp://www.yamaha-vega.or.id/wp-content/uploads/2017/11/DOE3dLUUMAUjHXq-150x150.jpgRedaksiEdukasiHealthInseminasi; kehamilan,motogp;YVML;yamaha-vega;Rossi;Assen,YVMLDalam artikel ini akan dijelaskan bagaimana program Kehamilan dengan inseminasi dalam rahim. Hampir semua pasangan memiliki kecenderungan dan perasaan senang akan kehadiran anak. Karena salah satu tujuan mulia dari pernikahan adalah mendapatkan keturunan ataupun momongan. Akan tetapi jika dalam waktu lama pasangan suami istri belum dikaruniai anak, biasanya merasa...From Opensource to Brotherhood